Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 20 Mei 2014

Tagged under: , ,

Orang Indonesia di Kaki Langit

Berbicara tentang indonesia, banyak hal yang bisa kita angkat dari berbagai sisi dan tiap-tiap sudut yang sudah pasti memiliki cerita dan maknanya masing-masing. Dan untuk kesempatan kali ini kami menemukan satu fakta unik tentang masyarakat indonesia dikaki langit. 

Berbicara mengenai pengamen, sudah pasti semua orang akan dengan mudah mendeskripsikan pengamen itu seperti apa. Tapi untuk pengamen yang satu ini yang kita temui di Jl.Malioboro ini jauh berbeda dari pengamen pada umumnya. Mengapa berbeda? Pengamen yang satu ini orang asli batam, umur 28th dan akrab dengan panggilan Mas Batam dikalangan sesama pengamennya. Ia mulai tidak bisa berjalan pada umur 2th karena terserang penyakit polio yang mengakibatkan ia sampai sekarang harus menggunakan alat bantu tongkat untuk menunjang kegiatanya sehari-hari.

Ketika ditanya mengapa lebih memilih menjadi pengamen dengan kondisi yang kurang normal tersebut? Ia dengan tersenyum menjawab “saya memang mengamen tapi kegiatan ini bukan menjadi mata pencaharian utama. Jadi saya punya beberapa lagu yang saya cipta sendiri dan rencana mau buat video klip untuk launching mini album jadi saya sekalian promosi . jadi sambil menyelam minum air mbak” ujar Mas Batam. Bertanya mengenai keseharian pengamen yang satu ini dimulai dari pagi menjelang sore hari ia hanya bersantai dirumah dengan menulis lagu dan istirahat siang. Dan mulai ngamen jam 16.00-21.00 di seputaran malioboro dan hanya mendapat giliran mengamen 2 putaran sekitar malioboro, ujarnya. Tapi sering juga diajakin teman putar-putar, sambungnya kemudian. 

Mas Batam


Penasaran dengan berapa pendapatan pengamen?
Berdasarkan fakta yang kami dapat, untuk 2kali putaran maliorboro tiap-tiap pengamen bisa mengantongi pendapatan sebesar 150rb-200rb. Ini lebih dari cukup untuk sekedar bertahan hidup dijogja, ujar pengamen unik tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar